ini kisah nyata yang gw alami dari kecelakaan hebat hari ini, gimana gak hebat? biasanya gw naek sepeda jatoh di Jalur Pipa Gas BSD. kali ini gw jatoh di tengah jalan depan PizzaHut gintung.
lagi-lagi gw harus mengucap syukur Alhamdulillah.. bersyukur banget wartawan gak sampe ngeliput kecelakaan yang terjadi hari ini. kenapa wartawan?! karena kalo pas kecelakaan itu pala gw sempet kelindes mobil grand max warna putih, kan gak enak banget nanti gw digosepin "anak uin semester akhir mati dengan pala terlindas hancur berantakan habis bimbingan dari rumah dosennya" gak enak kan? wartawan pastinya bakal nulis dengan pemberitaan yang macam-macam tentang pembimbing gw. terus keluarga gw bakalan nuntut ke pembimbing gw, kenapa bisa kejadian kayak gini? pasti keluarga gw mikir jelek kalo skripsi gw gak di acc akhirnya kecelakaan merenggut nyawa gw pribadi (yaiyalah pribadi.. masa jama'ah).
begini ceritanya.. pukul 14.00 gw cabut dari rumah dosen untuk acc, alhamdulillah di acc, cuman perbaiki kesimpulannya aja. perjalanan dari rumah dosen ke gubuk gw lumayan melelahkan juga, karena gw naek sepeda ya.. beda lagi ceritanya kalo gw naek motor, gak bakalan terbit nih cerita yang mengharukan kayak gini.
pas perjalanan pulang sempat terlintas dipikiran gw, "laper nih.. pengen makan siang dengan mi ayam yang di rempoa." dari situ rute perjalanan pulang gw dialihkan lewat gintung, bukan lewat Kp. Utan. pokoknya selama mengayuhkan sepeda, cuman mi ayam yang jadi tujuan gw.
"mi ayam...." sampe dah di Kp. Utan sekitar pukul 14.15 lewat dikit, "bentar lagi lapar gw terobati nih" dalam hati gw ngomong kayak gitu. biasa jalanan menuju gintung agak padet, dengan skill bersepada yang biasa dilakukan di JPG. gw coba dengan gowesan lumayan kenceng demi meraih mi ayam. sat.. sat... dari pinggir jalan selap selip ke tengah jalan menghindari macet. pas banget pas nikug lewatin mobil lulus, gak tau pas jarak satu mobil gw meleng apa skill sepeda gw yang kurang bagus. handle bar gw nyenggol bagian belakang mobil bak warna hitam. BRAK... keseimbangan hilang, BRAK... Nyenggol badan mobil di sebelah kanan! dan akhirnya.. GUBRAK>>> gw jatoh sama sepeda gw, dan gw pasrah bakalan mati atau selamat.
dan ternyata Allah masih melindungi gw buat nyobain makan siang dengan mi ayam. kaget.. itu pertama kali gw rasain, nahan sakit bahu sama telapak tangan kanan yang ngesot ke aspal. dan lebih kaget nya lagi. DUARR... pas nengok, jarak 10cm bemper mobil grand max putih siap buat nabrak pala gw. tapi si drivernya udah dalam kondisi ngerem. gak kebayang kalo remnya blong dan pala gw di hantam. BRAK... MATI GW!
sorry nih.. katanya orang gak ada picture sama dengan HOAX. tapi saat itu bebe gw di tinggal di rumah, gak sempet poto-poto saat kejadian deh.
"mas gak apa-apa?" kata supir grand max. "gak apa-apa pak!" itu kata gw. sambil senyum gw tarik sepeda gw, dan ternyata! ALAMAK... Ban belakang gw lepas dari pengaitnya, sehebat apa gw jatoh? perasaan kalo gw jatoh di JPG gak pernah sekeras ini!
ya Alhamdulillah.. ternyata gw masih dikasih umur sama yang kuasa. dan yang gw paling dongkol!! udah kecelakaan kayak gini, ternyata eh ternyata... mi ayam yang gw pengen kaga jualan! "udah jatuh, tertimpa tangga pula". pesan saya, "safety riding walau berkendara dengan sepeda. gunakan helm sepeda standar, sepatu dan sarung tangan" SALAM... :)
Perlu Diingat
Selasa, 29 November 2011
Sabtu, 26 November 2011
Lunch with "Heroes"

"lunch with Heroes" Tema yang diambil hari ini di momen spesial 27 November 2011 dalam kunjungan Himpunan Mahasiswa Psikologi Universitas Paramadina ke Sanggar Anak Sholeh Al-Hakim. Sanggar Anak-anak pemulung yang dipilih panitia ini tidak hanya sebatas untuk berbagi tanpa didasari makna dari tema yang diambil di event hari ini. "Pahlawan" kata ini yang mendasarinya, kenapa tidak? mereka berhak mendapat gelar ini. berkat jasa keluarga mereka, lingkungan kita bisa bersih dari sampah yang gak ada artinya buat kita. tapi sampah-sampah ini sering kali dianggap jijik buat kita sendiri, tidak buat mereka.. ini sumber penghasilan mereka untuk bertahan hidup. Pahlawan Lingkungan, inilah yang tepat diberikan kepada mereka :)

prtisipasi dari anak-anak pemulung yang luar biasa di event ini sanggup menghidupkan suasana. bagaimana tidak?? dengan lucunya, anak-anak dari kampung pemulung ini dengan lucunya memperagakan yang belum tentu anak-anak lain pun bisa melakukan seperti mereka ini. alhasil, mereka semua yang hadir dibuat tertawa dengan tingkah mereka yang lucu dan unik :)

tidak kalah meriahnya lagi, kakak-kakak dari paramadina turut berperan aktif dalam memeriahkan momen langka ini. sangat antusiasnya.. mereka berebut untuk menjawab pertanyaan yang diberikan kakak-kakak ini. satu demi satu pun hadiah diberikan untuk mereka yang berhasil menjawab dari sekian banyak pertanyaan yang ada. "hadiah" itu yang dicari anak-anak kami, siapa lagi yang mau memberikan hadiah? orang tua mereka pun belum tentu memberikan ini. sekolah pun kami tidak! bagaimana kami mendapatkan hadiah dari orang tua kami.. cuman kebaikan dari kakak-kakak yang hatinya terketuk untuk membahagiakan kami dan memberikan hadiah seperti ini :)

tanpa diduga sebelumnya, seorang Sulis turut hadir mengisi acara yang bertemakan "lunch with Heroes" ini, anak-anak kami pun merasa terhibur dengan kedatangan nya ini. terimakasih kakak-kakak.. mungkin kami semua bukan siapa-siapa kakak. tapi dengan kepedulian kakak ini, kami menjadi sesuatu yang memberikan semangat untuk menjalani kehidupan kami yang katanya kami semua ini dipelihara oleh negara! tapi nyatanya? kami pun putus sekolah, kami tidak bahagia. semoga Allah membalas kebaikan kakak semua. :)
Senin, 21 November 2011
Surat Buat TIMNAS dari kami anak pemulung :)
euforia terhdap TIMNAS sepak bola Indonesia sangat membuat penonton diseleruh nusantara sangat antusias sekali. bagaimana tidak, semenjak pertandingan pertama melawan kamboja TIMNAS Garuda Muda menunjukkan permainan hebat nan indah bak Seekor Garuda yang terbang tinggi dan siap menerkam mangsa atau lawan-lawannya. keindahan permainan Garuda muda berlanjut pada laga-laga berikutnya dengan menaklukkan Singapura 2-0 dan mampu menumbangkan Tim Tangguh Gajah Putih Thailand. sayangnya dalam partai yang mempertemukan Garuda Muda dengan Harimau Malaya TIMNAS belum menunjukkan performa terbaiknya, sehingga harus dapat menerima ketangguhan dari musuh bebuyutan Harimau Malaya yang pada event sebelumnya telah dapat dan mampu menumbangkan kakak seniornya di piala AFF.
pertarungan masih belum selesai, setelah mampu mengalahkan Vietnam pada laga Sabtu 19 November dengan skor 2-0, Garuda Muda memastikan dirinya meraih Tiket Final dan berhadapan (lagi) dengan Harimau Malaya. yang lalu biarlah berlalu, dan ini saatnya menunjukan performa terbaik Garuda Muda untuk menuntut balas atas laga-laga sebelumnya. Dukungan penuh diberikan kepada Garuda Muda yang bertanding hari ini Senin, 21 November 2011. baik Tua Muda, Berduit maupun tidak. semuanya tetap mendukung TIMNAS untuk meraih martabat yang tinggi dan merih gengsi yang tinggi dari Harimau Malaya. yang sangat berbeda, dukungan TIMNAS diberikan dari anak-anak pemulung yang siap mendukung idolanya (Tibo dan Patrich) untuk berjuang hari ini dalam selembar surat yang ditulis leh anak-anak ini.

Surat kecil ini dibuat untuk memberi dukungan TIMNAS Indonesia yang hari ini bertanding untuk mengalahkan Malysia
Dari Pras
Surat Untuk TIMNAS yang sedan bertanding dengan Malysia.
Surat untuk Patrich Wangai, kami akan mendukungmu. walau kami tidak menonton langsung dari senayan karena kami tidak mempunyai biaya yang sangat besar. kami hanya bisa menontonmu dari televisi walaupun kami tidak bisa menonton langsung dari senayan tapi kami tetap bangga sebagai bangsa Indonesia. Jebol Malaysia!
ayo-ayo Indonesia Bisa. Ayo-ayo bangkit bersatulah. Ayo-ayo kami disini untuk mendukungmu!
lain lagi surat kecil yang dibuat oleh Rifan yang memberikan dukungan terhadap idolanya Titus Bonai.
Dari Rifan
Ayo Titus Bonai..
Jebolkan Malaysia..
Jangan mau kalah!!
Ayo raih mimpimu..
Ayo jadi bintang..
Binang di Indonesia!!
Kami mendukungmu Indonesia!
mungkin surat kecil ini sedikit tidak berarti, tapi besar harapan dari anak-anak pemulung ini untuk memberikan dukungan yang terbaik agar dolanya mampu dan dapat membanggakan Indonesia! Semangat Generasi bangsaku (anak-anak pemulung)
pertarungan masih belum selesai, setelah mampu mengalahkan Vietnam pada laga Sabtu 19 November dengan skor 2-0, Garuda Muda memastikan dirinya meraih Tiket Final dan berhadapan (lagi) dengan Harimau Malaya. yang lalu biarlah berlalu, dan ini saatnya menunjukan performa terbaik Garuda Muda untuk menuntut balas atas laga-laga sebelumnya. Dukungan penuh diberikan kepada Garuda Muda yang bertanding hari ini Senin, 21 November 2011. baik Tua Muda, Berduit maupun tidak. semuanya tetap mendukung TIMNAS untuk meraih martabat yang tinggi dan merih gengsi yang tinggi dari Harimau Malaya. yang sangat berbeda, dukungan TIMNAS diberikan dari anak-anak pemulung yang siap mendukung idolanya (Tibo dan Patrich) untuk berjuang hari ini dalam selembar surat yang ditulis leh anak-anak ini.

Surat kecil ini dibuat untuk memberi dukungan TIMNAS Indonesia yang hari ini bertanding untuk mengalahkan Malysia
Dari Pras
Surat Untuk TIMNAS yang sedan bertanding dengan Malysia.
Surat untuk Patrich Wangai, kami akan mendukungmu. walau kami tidak menonton langsung dari senayan karena kami tidak mempunyai biaya yang sangat besar. kami hanya bisa menontonmu dari televisi walaupun kami tidak bisa menonton langsung dari senayan tapi kami tetap bangga sebagai bangsa Indonesia. Jebol Malaysia!
ayo-ayo Indonesia Bisa. Ayo-ayo bangkit bersatulah. Ayo-ayo kami disini untuk mendukungmu!
lain lagi surat kecil yang dibuat oleh Rifan yang memberikan dukungan terhadap idolanya Titus Bonai.
Dari Rifan
Ayo Titus Bonai..
Jebolkan Malaysia..
Jangan mau kalah!!
Ayo raih mimpimu..
Ayo jadi bintang..
Binang di Indonesia!!
Kami mendukungmu Indonesia!
mungkin surat kecil ini sedikit tidak berarti, tapi besar harapan dari anak-anak pemulung ini untuk memberikan dukungan yang terbaik agar dolanya mampu dan dapat membanggakan Indonesia! Semangat Generasi bangsaku (anak-anak pemulung)
Langganan:
Komentar (Atom)